Jakarta - MSIB adalah program magang yang diawasi langsung oleh Kemendikbudristek selama 1 (satu) semester untuk mendapatkan pengalaman kerja dan pengetahuan tentang praktik terbaik dari industri yang diminati.
Program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini sangat membantu para mahasiswa dengan memfasilitasi pengalaman kerja serta berbagai pengetahuan dan keterampilan praktis langsung dari dunia industri.
Octavia Allita Rosya merupakan salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer yang berkesempatan untuk magang bersertifikat di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti). Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ini bertugas untuk menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan tinggi akademik.
Gimana sih tips Kak Octa seputar MSIB? bagaimana pengalaman yang didapat pada program Kampus Merdeka ini? Berikut petikan wawancara bersama Kak Octa.
Magang di Mana dan Role Apa yang Diambil?
Kak Octa mengatakan, ââ¬ÅMagang di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) divisi Satu Dikti, untuk role yang aku ambil itu sesuai dengan bidang minat aku yaitu Product Manager."
Pengalaman Mengikuti Program Kampus Merdeka
Kak Octa mengatakan, ââ¬ÅPengalaman mengikuti Kampus Merdeka aku sudah ikut 2x, pada batch 5 dan 6. Untuk batch 5 aku mengikuti Studi Independent di Binar Academy dengan mengambil PRODUCT MANAGEMENT - DIGITAL COURSE, dan pada batch 6 aku mengikuti Magang di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) sebagai Product manager (Satudikti)".
Bagi kalian yang belum tahu mengenai apa itu Satudikti, jadi Satudikti itu merupakan platform berbasis mobile yang terintegrasi dengan berbagai layanan unggulan dari Ditjen Diktiristek (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi).
Apa Tips dalam Apply Mitra MSIB?
Tips dari Kak Octa ââ¬ÅUntuk cara memilih mitra aku menggunakan strategi 30%, 50%, 20%. 30% untuk small company, 50% untuk medium company, 20% untuk big company. Pada program MSIB terdapat kuota setiap mahasiswa sebanyak 22 kuota untuk mendaftar mitra, nah itu aku gunakan 22 kuota keseluruhan dan juga pada 1 mitra atau perusahaan aku hanya mendaftar 1 role saja tidak lebih. Aku juga bertanya kepada para alumni MSIB yang perusahaannya ingin aku apply".
CV yang Baik Menurut Kak Octa?
Menurut Kak Octa ââ¬ÅUntuk CV yang aku buat pada program Kampus Merdeka batch 5 dan 6, aku selalu menggunakan CV ATS Bahasa Inggris. Hal yang perlu ditonjolkan pada CV menurut aku adalah skill yang relevant dengan role yang kita pilih. Pengalam kerja, pengalaman project, pengalaman lomba, dan organisasi yang diikuti (ini juga sebisa mungkin relevant). Apabila terdapat lomba, organisasi, atau apapun itu yang memiliki sertifikat jangan lupa untuk dicantumkan link sertifikatnya".
Tips Lolos Interview Menurut Kak Octa
Tips dari Kak Octa ââ¬ÅYang pasti latihan interview ya, kan sekarang banyak yang dapat membantu latihan kita, contohnya ada AI, atau bisa latihan bersama teman sesama pejuang MSIB. Lalu, menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang kemungkinan nanti akan keluar, seperti pertanyaan dasar ini biasanya bertanya terkait latar belakang, pengalaman, dan pertanyaan teknis. Karena aku mendaftar sebagai Product Manager jadi aku mempersiapkan untuk pertanyaan yang relevan dengan role Product Manager, seperti contoh gathering requirement".
Tips Lolos MSIB Menurut Kak Octa
Tips dari Kak Octa ââ¬ÅMenurut aku untuk dapat lolos sendiri itu banyak faktornya, tapi mungkin yang dapat aku highlight adalah dari sisi kita harus dapat menonjolkan pengalaman kerja, project, atau riset yang sesuai dengan role yang didaftarkan, contohnya karena kemaren pada batch 5 aku mengikuti SIB dan batch 6 Magang, maka aku highlight apa yang aku dapetin dari SIB pada batch 5 yang nantinya dapat aku manfaatkan dan membantu ketika aku keterima magang, sehingga dari sisi recruiter akan melihat bahwa dari diri kita ini sesuai dengan requirement yang dibutuhkan jadi peluang lolosnya lebih tinggi".
Nah, itu dia Sobat, informasi seputar pengalaman dan tips dari Kak Octa yang berkesempatan untuk magang bersertifikat di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) divisi Satu Dikti. Yuk, jadikan pengalaman Kak Octa sebagai motivasi kita dan jangan takut untuk melangkah lebih maju!